Namun sayang, takdir berkata lain, sang ibunda tercinta tidak dapat terselamatkan dari bencana yang merenggut 120 korban jiwa di Lampung Selatan.
"Ibu Revan ditemukan 1 jam kemudian, waktu itu masih dalam keadaan hidup. Namun dengan kondisi tubuh yang sudah memprihatinkan. Bagian kanan tubuhnya bengkak terkena runtuhan puing-puing bangunan," ungkap Syariah.
"Ia sempat menanyakan kondisi anak semata wayangnya. Setelah diberitahu bahwa Revan sudah kami bawa, ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal di perjalanan," timpalnya.
Kini Revan harus menjalani hidup seorang diri tanpa belaian dan kasih sayang kedua orang tuanya. Saat ini, ia dirawat dan tinggal di rumah Syariah untuk menghilangkan rasa trauma yang terkadang masih merundungnya.
"Saya dan suami akan merawatnya. Kasian, dia masih trauma. Kalau dengar suara hujan dia langsung tutup kuping, dikiranya ada tsunami. Kalau malam, dia sering terbangun dan memandangi wajah saya. Tapi kemudian dia sadar, ibunya sudah tiada," tutup Syariah.
(Renny Sundayani)