Hidup Lebih Sehat dengan Banyak Bergerak

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Jum'at 30 November 2018 18:11 WIB
Hidup Sehat banyak bergerak (Foto: Pixabay)
Share :

KODRAT manusia yang harus banyak bergerak menjadi kunci menjalani pola hidup sehat. Menurut Chrisny Carol, praktisi weight loss, dengan rajin bergerak dan beraktivitas fisik, tubuh menjadi fit, berat badan ideal, tampak awet muda, serta menurunkan risiko terserang penyakit berbahaya.

Chrisny mengatakan, sejatinya tidak sulit mengadopsi gaya hidup sehat. Seperti yang selalu dilontarkan orang tua kita sejak kecil, hidup sehat adalah dengan makan teratur, tidur cukup, tidak begadang, dan selalu aktif bergerak. Ingat selalu bahwa sebagai manusia, bergerak menjadi sebuah kewajiban agar tubuh tetap bugar dan tak mudah sakit.

Baca juga: Priyanka Chopra Akan Lebih Cepat Mati Jika Nikahi Nick Jonas, Kok Bisa?

“Sesimpel itu apabila ingin sehat, harus banyak bergerak. Nenek moyang kita saja cari makan dengan berburu ke hutan, tidak seperti sekarang yang bisa mudah pesan makan lewat aplikasi online ,” tutur personal trainer kelahiran 19 April 1986 itu. Terkait pola makan, menurut Chrisny, mesti memenuhi pedoman gizi seimbang.

Baca juga: Penyebab Atlet Marathon dan Jalan Cepat Sering BAB di Celana saat Bertanding

Dalam satu piring makan, sebaiknya terdiri atas berbagai kelompok makanan berbeda yang memiliki beragan kandungan jenis nutrisi, termasuk protein, karbohidrat, lemak, serat, mineral, dan vitamin. Umumnya, pola makan gizi seimbang ini digambarkan sebagai piramida makanan. Sementara pilihan menunya tergantung dari kebutuhan dan aktivitas yang dilakukan dalam keseharian. Bagi seorang atlet seperti pelari atau Anda yang sedang membentuk otot, tentu asupan karbohidrat mesti diperbesar. Berbeda dengan karyawan kantor yang aktivitasnya tak terlalu berat, pilihan makanan harus seimbang.

Chrisny menuturkan, untuk menurunkan berat badan, sebenarnya tidak sulit. Adapun yang penting diperhatikan adalah pengaturan kalori harian sehingga tak berlebih. Adapun kebutuhan kalori tiap orang berbeda-beda berdasarkan jenis kelamin, usia, tinggi, dan berat badan, komposisi tubuh, aktivitas, hingga keadaan fisik masing-masing. Umum - nya, di Indonesia sudah diatur angka kecu - kupan gizi rata-rata bagi laki-laki berusia 19-29 tahun dengan berat badan 60 kg dan tinggi 168 cm membutuhkan energi 2.725 kkal per hari. Perempuan berusia 19-29 tahun dengan berat badan 54 kg dan tinggi 159 cm membutuhkan energi 2.250 kkal per hari. “Intinya adalah pengaturan asupan kalori.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya