"Kalau perizinan ini standar pelayanan internasional. Ekonomi masyarakat jadi berjalan, kalau ada yang senang di sini (Indonesia) bisa investasi dan sudah terjadi," tambah dia.
Nah, namanya semakin populer dan diketahui oleh semua orang karena dipecat IDI. Apakah benar dan seperti apa nasibnya?
Ternyata, di hadapan wartawan, dokter yang praktik khusus di RSPAD Gatot Subroto Jakarta itu menyangkal bahwa dipecat oleh IDI. Bahkan hubungannya sekarang baik-baik saja, dari segi profesional.
"Sampai sekarang tidak ada keputusan lagi dari IDI. Sebab, tidak ada laporan dari pasien atas masalah ini. Jadi ya baik-baik saja," pungkas dia.
(Utami Evi Riyani)