MASALAH kesehatan menjadi hal yang sedang diperhatikan secara global. Untuk mengatasi masalah tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kemenkes RI, menyelenggarakan forum diskusi bertaraf internasional bertajuk Global Health Security Agenda (GHSA) di Nusa Dua Convention Hall, Bali, Selasa (6/11/2018).
Setidaknya ada 48 delegasi dari 65 negara yang terlibat dalam GHSA. Acara ini dihadiri lebih dari 600 partisipan yang membahas tentang ancaman kesehatan masyarakat global. Tak hanya menjadi tuan rumah GHSA 2018, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Faried Moeloek, juga melakukan penandatangan MoU dengan Menteri Negara Belanda, Sybilla Dekker.
MoU ini berisi tentang rencana kerjasama Indonesia-Belanda di bidang kesehatan. Khususnya adalah tentang Family Doctor yang sudah diterapkan di Belanda. Menkes Nila berharap sistem tersebut dapat berlaku pula di Indonesia, yang nantinya bisa berimbas pada meningkatnya mutu dan kualitas kesehatan
“Tandatangan MoU dengan Belanda berisi kerjasama secara umum. Nantinya hal tersebut bisa kita perluas. Yang jelas hal ini harus ada payung hukumnya dengan Belanda dalam kerjasamanya dengan Indonesia. Saya coba sedikit-sedikit, tapi pihak Belanda meminta detailnya nanti," tutur Menkes Nila.
Baca Juga: Hadapi Penyakit Zoonosis, Begini Kata Kemenkes Soal Eliminasi Rabies dan Flu Burung