Dengan beristirahat sejenak, pelari dapat mengurangi risiko cedera dan memberikan waktu pemulihan yang teratur bagi otot dalam jangka waktu panjang. Akan tetapi, dalam sebuah perlombaan lari ada beberapa pelari yang tidak menyukai metode walk-break, karena menurut mereka perlombaan harus dijalankan dari awal sampai akhir tanpa henti.
2. Merencanakan waktu jogging
Meski terkesan sederhana dalam melakukan jogging, jika waktunya tidak Anda sediakan maka hanya akan jadi wacana semata. Maka, mulailah untuk merencanakan waktu latihan, misalnya tiga kali dalam seminggu, dua latihan pertama dalam seminggu sediakan 20 menit hingga 30 menit, kemudian lakukan jogging lebih lama pada akhir pekan sekira 40 menit hingga satu jam, berlarilah dengan kecepatan sedang, dan pertimbangkan untuk melakukan istirahat secara teratur.
3. Pilihlah sepatu yang tepat