Baca juga: Cuaca Terik Bikin Lemas? Yuk Bikin Virgin Mojito untuk Kembalikan Semangat
Dr Ari menuturkan bahwa gejalanya bisa berupa buang air besar berdarah, pola defekasi yang berubah baik mudah diare atau sembelit secara bergantian, sakit perut berulang, berat badan turun, pucat tanpa sebab yang jelas, bahkan pada beberapa pasien, saat diraba perutnya, terasa seperti ada benjolan.
Kemudian, apa yang bisa dilakukan jika sudah mengalami gejala tersebut?
Dr Ari menjelaskan, pasien bisa melakukan pemeriksaan kolonoskopi dan dilanjutkan dengan biopsi. "Ini merupakan metode utama untuk menemukan kanker usus besar," terangnya.
Sebagai tambahan, dr Ari menyarankan untuk setiap orang mampu mengenali faktor risiko, kontrol ke dokter jika mempunyai faktor risiko, kenali gejalanya dan segera berobat ke dokter.
"Selalu menjaga kesehatan dengan tetap melakukan gaya hidup sehat. Sekali lagi penyakit kanker usus besar bisa dicegah dan bisa diobati semakin dini ditemukan semakin baik harapan hidup 5 tahun kedepan untuk para pasien," tambahnya.
(Fakhri Rezy)