NASI merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia, meski demikian masyarakat di beberapa daerah banyak yang tidak memilih mengonsumsi nasi sebagai makanan utamanya. Ya, singkong dipilih sebagai makanan pengganti nasi yang paling tepat untuk disantap.
Namun, tahukah Anda bahwa singkong merupakan salah satu makanan yang mengandung sianida yang bisa menyebabkan keracunan. Berbagai umbi seperti singkong dan beberapa varietas lainnya terbukti memiliki jumlah kandungan sianida di dalamnya.
Akar pada singkong diketahui memiliki kandungan sianida yang lebih rendah dibandingkan kulitnya. Oleh sebab itu ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengurangi racun yang dalam singkong. Menyadur dari Nation, Okezone akan menjelaskannya satu per satu.
1.Mengupas
Ini adalah salah satu metode yang paling umum digunakan dalam menyiapkan singkong untuk dikonsumsi manusia. Dengan mengelupasi kulit luar singkong, maka akan menghilangkan sejumlah besar sianida .