Dilansir Thehealthsite, Kamis (10/10/2018), menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research, tidur siang yang tepat waktu dapat mencegah pikiran pengambilan keputusan dari tersesat oleh pengaruh bawah sadar, dan tidur siang bisa membantu memperbaiki gejala kelelahan tersebut.
Seorang dosen senior, Liz Coulthard, PhD, yang mempelajari ilmu saraf kognitif dan peneliti mengasosiasikan Netasha Shaikh, Ph.D., keduanya di Sekolah Kedokteran Universitas Bristol di Inggris, percobaan ini menyelidiki dampak dari tidur siang selama 90 menit, terhadap kemampuan orang untuk memilah-milah faktor-faktor bawah sadar yang mempengaruhi keputusan mereka.
Dalam studi tersebut, 16 relawan mengambil tidur 90 menit, cukup untuk menyamakan siklus tidur penuh, sebelum menyelesaikan serangkaian tes yang rumit untuk menguji pengambilan keputusan otak.
Dalam kehidupan nyata, faktor-faktor bawah sadar seperti kelaparan dapat menyebabkan pengambilan keputusan impulsif. Dalam tes ini, para peneliti menggunakan kata-kata yang secara tidak sadar mempersulit proses pengambilan keputusan.
Percobaan ini dirancang untuk menyulitkan peserta untuk membuat keputusan yang tepat, sehingga tim dapat mengamati bagaimana tidur mempengaruhi proses itu. Para peserta diberitahu untuk hanya mengidentifikasi kata yang muncul di layar sebagai kata negatif atau positif.