Tindakan pengasapan (fogging) juga dilakukan, meskipun tidak terlalu berpengaruh terhadap penyebaran malaria karena hanya membunuh nyamuk demam berdarah. Namun, kata Fauzan, upaya tersebut sengaja dilakukan untuk membantu psikologis masyarakat di tiga kecamatan yang terjangkit wabah malaria.
"Upaya pencegahan paling efektif adalah menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan kelambu antimalaria. Jumlah kelambu yang disebar memang belum cukup meskipun Palang Merah Indonesia sudah membantu," katanya.
Baca Juga: Beredar Foto yang Diambil pada Tahun 1940, Ada Sosok yang Bikin Geger Jagad Maya!
Dinas Kesehatan, kata Fauzan, terus melakukan upaya deteksi dini dengan memeriksa darah warga menggunakan alat pendeteksi khusus. Namun, sejauh ini belum ada laporan dari luar tiga kecamatan yang terjangkit malaria, yakni Gunungsari, Batulayar, dan Lingsar.
(Helmi Ade Saputra)