BERPELUKAN dengan orang yang dicintai seperti orangtua, sahabat atau kekasih memiliki beberapa manfaat ajaib bagi tubuh. Pelukan bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan risiko sakit jantung. Ketika pelukan sudah menjadi kebutuhan, ini akan memberi kekuatan emosional dalam sebuah hubungan.
Tubuh akan melepaskan hormon oksitoksin yang akan membuat Anda lebih bahagia dan menurunkan tekanan darah. Tak hanya oksitoksin, pelukan juga akan membuat tingkat hormon kortisol menjadi lebih rendah. Jika hormon kortisol rendah, tingkat stres pun menjadi lebih rendah.
Namun, bagaimana jika berpelukan setelah bertengkar? Penelitian terbaru menunjukkan berpelukan setelah bertengkar dapat membuat Anda jauh lebih baik.
Dilansir Okezone dari Independent, para peneliti dari Carnegie Mellon University di Pennsylvania melakukan sebuah penelitian untuk menyelidiki efek dari pelukan setelah argumen kepada seseorang yang memiliki tempramen tinggi. Dr. Michael Murphy dari departemen psikologi meminta 404 peserta untuk melakukan studi.
Baca Juga: 6 Gaya Tampilan Petinju Muslim Khabib Nurmagomedov yang Bikin Perempuan Luluh Dibuatnya