“Batik Banten ini sebetulnya sudah ada dari lama, kebanyakan dengar batik Solo, Yogya, dan Cirebon yang branding nya mendunia. Kita juga berupaya membranding, sekarang batik Banten sudah cukup sudah cukup terkenal, namun batik Cikadu memang baru beberapa tahun,” papar Eneng saat ditemui, di kawasan Tanjung Lesung, Banten.
Eits, tapi jangan salah! Walau usianya baru beberapa tahun. Nyatanya, lanjut Eneng, hampir seluruh kabupaten/kota sudah memiliki batik dengan coraknya sendiri yang mana menjadi “selling point” atau daya tarik dari batik Banten.
Baca juga: Intip Potongan Rambut Nabi Muhammad SAW di Museum Turki
“Batik ini kan punya ciri khas masing-masing. Batik Banten itu kami lebih angkat khasanah kearifan lokal dalam hal motifnya. Misalnya di motifnya ada badak, lalu tanjung lesung ada gambar lesung nya, ambil dari momoloh (menara) kesultanan Banten Lama, atau ada juga batik Tangerang dengan entitas masyarakat Tionghoa. Jadi bukan hanya motif umum misalnya bunga,” tambahnya.