Tembok tersebut sengaja disediakan Ashanty karena Asry kadang sangat aktif. Jadi, dengan kondisi tembok yang difungsikan sebagai "canvas raksasa" Arsy jadi lebih puas menggambarnya.
Bicara mengenai manfaat tembok itu sendiri, aku tidak hanya sekadar menyediakan, tapi aku juga jelasin ke Arsy kenapa dia hanua boleh di tembok itu coret-coretnya. "Menurut aku ini penting karena ini yang kemudian membuat dia paham untuk kemudian tidak mau coret-coret di tembok bagian rumah lain atau coret-coret tembok rumah orang. Ya, sebisa mungkin aku selalu menjelaskannya supaya Arsy juga bisa paham dengan pikirannya sendiri," ungkap Ashanty.
"Aku sebisa mungkin selalu mengarahkan dia untuk mengembangkan bakatnya. Karena aku yakin dari bakat itu kita tahu kemampuan anak kita. Tapi, karena usia Arsy masih kecil, aku nggak pengin juga masukin dia ke les menggambar. Nanti aja kalau sudah masuk sekolah," tambahnya.
(Helmi Ade Saputra)