Selain pjb, perempuan rentan mengalami lupus atau penyakit auto imun yang mana penyakit ini juga berisiko membawa Anda pada masalah hipertensi paru. "Jadi, masalah hipertensi paru tidak hanya karena pjb, tapi bisa karena masalah autoimun atau juga karena virus HIV," ungkapnya.
Sementara itu, apa sih tanda awal dari masalah ini?
Dijelaskan Ahli Hipertensi Paru RS Harapan Kita Prof. Dr. dr. Bambang Budi Siswanto, SpJP(K), Fascc, FAPSC, FACC, gejala utama yang bisa Anda kenali sebagai penyakit hipertensi paru adalah munculnya sesak napas yang tidak diketahui penyebabnya.
"Jadi, Anda merasa sesak napas secara tiba-tiba tanpa alasan jelas. Kalau sudah begini, Anda jangan diam saja. Pemeriksaan awal mungkin bisa dilakukan dengan menemukan masalah irama jantung dengan stetoskop," paparnya.
Jika belum yakin, Anda boleh melakukan pemeriksaan lanjutan dengan rekam jantung. "Di pemeriksaan ini Anda akan mengetahui adanya pembengkakan pada jantung kanan karena organ tersebut bekerja lebih keras," sambung Prof Bambang. Malah, dia melanjutkan, pada pasien yang tidak memiliki riwayat sesak napas tanpa sebab sebelumnya, dengan rekam jantung akan terlihat kalau mereka mengalami masalah ini.
(Helmi Ade Saputra)