Bagaimana tidak, saat perempuan-perempuan enggan keluar kamar atau rumah tanpa bentuk alis yang dianggap meliuk sempurna, Sophia justru santai melenggang berjalan dan berpose di depan kamera dengan alis yang berwarna hitam, tebal, dan menyambung (monobrow). Dilansir Okezone dari laman The Guardian, Rabu (19/9/2018), sejak kemunculannya dengan penampilan yang tidak umum, Sophia langsung menyita perhatian publik dan netizen.
Pada akun media sosial pribadinya, Sophia langsung diikuti oleh sekira 169 ribu pengikut dan wawancara-wawancara pun melibatkannya. Bagi perempuan pemilik mata yang tatapannya tajam ini pun, alis tunggal yang dimilikinya membuat wajah terlihat lebih baik.
"Saya pribadi berpikir, wajah saya terlihat lebih baik dengan cara ini. Orang lain tidak setuju dan itu benar-benar keren," ujarnya.
Sophia Hadjipanteli sungguh menjadi contoh sekaligus membukakan mata para perempuan dan masyarakat, bahwa bentuk alis perlu disyukuri dan tidak perlu diubah hanya demi sebuah penerimaan, yang disesuaikan dengan standar kecantikan yang diciptakan mengada-ada. Penampilan rambut-rambut pada perempuan publik figur sebelumnya pun sempat disoroti masyarakat, contohnya saja bulu kaki Angelina Jolie dan rambut kemaluan Beyonce yang menyembul pada permukaan celana dalam.
(Renny Sundayani)