Sementara itu, bagi Anda yang penasaran, dari mana asal usul nama Gunung Pegat tersebut, Okezone berhasil menemukan sejarah singkatnya.
Dalam beberapa referensi dijelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada makna kata "pegat" itu sendiri yaitu putus. Maka dari itu, mitos perceraian di gunung ini pun semakin menyeruak seraya arti kata gunung tersebut.
Lebih lanjut, awalnya gunung ini adalah pegunungan kecil yang terletak di desa Ngadoroyo, Kecamatan Nguntoronadi. Penduduk setempat menamakannya pegunungan Ngadiroyo. Usut punya usut, pegunungan itu kemudian dibelah menjadi dua karena alasan pembangunan jalan.
Alhasil, pegunungan Ngadiroyo pun dibelah untuk menghubungkan Wonogoro dengan Pacitan. Imbas pembangunannya adalah terciptanya waduk raksasa Gajah Mungkur di mana waduk ini sebagai lokasi penyimpanan air untuk keperluan masyarakat sekitar. Hal lainnya adalah jalanan itu kemudian menjadi jalan utama menuju Pacita dari arah Wonogiri.
Mitos perceraian tersebut tetap dipercaya sampai sekarang pada sebagain orang. Jika Anda berani membuktikannya, tidak ada salahnya. Itu keputusan Anda, risiko Anda yang tanggung!
Di sisi lain, ada mitos Gunung Pegat juga yang melegenda di daerah Lamongan. Di sini, kasusnya masih sama, yaitu perceraian dan perpisahan yang menakutkan. Tapi, ada tradisi lain yang masih banyak juga dipraktikan masyarakat di sana.