Pernah Dibuang saat Bayi, Perempuan Ini Kini Sukses Membangun Restoran Bah Kut Teh

Santi Andriani, Jurnalis
Senin 13 Agustus 2018 14:15 WIB
Pemilik restoran bak kut teh yang sukses (Foto:Instagram/eatdrinkklcom)
Share :

Belajar dari mengamati dan mencoba

Meski sering menghabiskan waktu bersama sang nenek di dapur, tapi Tan tidak pernah benar-benar mencatat resep sang nenek. Tan belajar dari mengamati dan mencoba membuat sendiri.

"Aku selalu mengikuti nenek di dapur dan mengingat bahan-bahan dengan melihatnya memasak. Itu cara bagaimana aku belajar. Tidak ada yang pernah aku tulis di kertas," kenangnya.

Tapi daya ingat dan pengamatannya pasti sangat baik dan akurat karena rasa bak kut teh di Appa benar-benar enak. Ciri khas Bak kut teh di restoran Tan dibuat dengan bahan-bahan herbal khas China dan rempah-rempah seperti jinten, kayu manis, bunga lawang. Kemudian bahan-bahan direbus dengan bawang putih dan jamur shiitake selama tiga jam sebelum daging ditambahkan. Kemudian perebusan diteruskan selama dua jam. Daging kemudian diangkat dan kaldu didiamkan beberapa jam.

 

Rasa yang dihasilkan menyenangkan - campuran kuah yang hangat dan kaya rempah-rempah, obat mujarab untuk menghangatkan badan kala udara dingin. Potongan-potongan dagingnya sangat lembut dan empuk.

Sementara bah kut teh kreasi Tan adalah claypot pork rice. Kuah kaldu bak kut teh digunakan untuk memasak nasi sehingga cita rasa rempah-rempah menyatu dengan nasi. Juga ada menu bak kut teh nasi goreng. Dimana nasi digoreng dengan ditambahkan bahan-bahan dari pembuatan bak kut teh. "Aku hanya ingin membuat sesuatu yang berbeda yang belum pernah ada di restoran," ujarnya.

 Di Bali John Legend & Chrissy Teigen Lahap Ayam Goreng Cepat Saji di Kedai Lokal

Bagi Tan, bisa memasak untuk orang lain dan berbagi warisan sang nenek adalah lebih dari cukup tujuan hidupnya.

"Nenekku selalu memiliki prinsip, kamu harus mengerahkan semua semangat dan cinta ketika memasak. Dan ketika melihat pelanggan puas akan makanan yang kamu buat, tanpa kamu sadari saat itu kamu sudah menunjukkan seluruh rasa cintamu," ujarnya.

Tan melakukan semua upayanya dengan penuh cinta dan segenap jiwa. Ini juga yang membuatnya mau memaafkan apa yang dilakukan orang tua kandungnya di masa lalu. Tan pernah bertemu dengan ibu kandungnya saat pemakaman ayah kandungnya." Aku sudah memaafkan, ini menjadi bagian dari masa laluku," ujarnya seperti dilansir Okezone dari Asiaone, Senin (13/8/2018).

(Santi Andriani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya