SEBAGIAN besar masyarakat Indonesia menyukai aneka masakan pedas. Masakan pedas dinilai akan meningkatkan nafsu makan seseorang dan dapat menimbulkan sensasi menyenangkan saat mengonsumsinya.
Namun, tak sedikit dari mereka yang tak kuat menahan rasa pedas dari olahan cabai. Secara ilmiah rasa pedas timbul dari permainan sinyal yang diterima oleh otak melalui lidah karena kepekaannya terhadap suhu.
Oleh sebab itu, para ahli menilai, toleransi untuk menangani makanan pedas adalah sesuatu yang Anda miliki sejak lahir, sementara ada sekumpulan peneliti lain yang percaya bahwa itu adalah seni yang dapat Anda pelajari. Tentunya hal ini memerlukan analisis terperinci apakah itu hanyalah permainan pikiran atau ada sesuatu yang benar-benar mendorong kita untuk menanganinya dengan kesabaran.
Baca juga: Tak Hanya Menjijikan, Rambut pada Makanan Bisa Sebabkan Penyakit Berbahaya
Lantas ha apakah yang menyebabkan tingkat resistensi seseorang terhadap pedas, berbeda satu sama lainnya? Melansir dari Times of India, Senin (12/8/2018), Okezone akan mengulasnya satu per satu: