Tidur Pakai Selimut Meski Udara Panas Bisa Bikin Bahagia, Ini Penjelasannya

Annisa Aprilia, Jurnalis
Selasa 10 Juli 2018 08:33 WIB
Ilustrasi (Foto: Popsugar)
Share :

Selain menggunakan selimut dan seprai, masyarakat pada masa lalu saling menghangatkan jika udara sedang dingin, atau mereka juga biasa tidur dengan hewan peliharaan. Sementara itu, dari sebuah studi yang lakukan oleh Carol Worthman dan Melissa Melby dari Emory University, hanya kaum yang hidup nomaden saja yang tidak menggunakan selimut saat tidur, sedangkan masyarakat lainnya menggunakan beberapa jenis penutup, seperti kain yang terbuat dari serat tanaman atau kain tenun.

Kebiasaan tidur dengan mengenakan selimut sebenarnya memiliki manfaat lainnya tidak hanya menghangatkan tubuh. Dari sejumlah penelitian yang dilakukan, selimut juga bisa memberikan efek menenangkan, terlebih jika beratnya mencapai 30 pon yang senilai dengan 13 kilogram.

 (Baca Juga:Barang Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Diambil dari Hotel? Survey Ini Jelaskan Jawabannya)

Uniknya, dari penelitian yang telah dilakukan tersebut, selimut bahkan mampu menghilangkan kecemasan dan digunakan dalam pengobatan autisme. Dijelaskan dalam penelitan, sekira 60-90 menit sebelum tidur tubuh biasanya kehilangan suhu inti, untuk mengembalikannya perlu dihangatkan, agar manusia lebih waspada.

Menghangatkan tubuh dengan selimut ini penting, karena ketika tubuh suhunya rendah atau dingin manusia cenderung merasa lebih mengantuk dan kurang waspada dengan lingkungan. Jika tidak mengenakan selimut, kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya akan jadi lebih rumit pada malam hari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya