SURAT edaran BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) juga melarang iklan susu kental manis. Di mana disetarakan dengan produk susu berprotein lainnya.
Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan, mengapa belum ada tindakan dari peringatan ini muncul?
Iklan susu kental manis sering dinarasikan sebagai "bernutrisi", "sarapan sempurna" dan "pilihan oke" namun susu yang kandungan gulanya lebih tinggi dibandingkan proteinnya itu akhirnya diminta Kementerian Kesehatan untuk "tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi untuk menambah gizi."
Baca juga: Hati-Hati! Lip Balm Akan Buat Bibir Kamu Makin Bermasalah
Salah biro iklan?
Lantas mengapa susu kental manis (SKM) selama ini bisa diiklankan sebagai sesuatu yang sehat dan bermanfaat bagi anak dan keluarga?