"Banyak dampak yang bisa ditimbulkan dari phubbing ini. Salah satunya adalah kecanduan. Ini yang kemudian akan membuat seseorang akan meluangkan waktunya lebih lama untuk ponselnya dibandingkan harus menjalani kehidupan aslinya," papar Mei pada Okezone, Rabu (20/6/2018).
Kemudian, apa yang bisa dilakukan untuk menghilangkan fenomena berbahaya ini?
Mei menjelaskan bahwa fenomena ini tentu bisa dihilangkan. Asalkan ada niat dan ketegasan untuk menggantinya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah perilaku. Tidak hanya sekadar menanggalkan ponsel, tetapi juga menyangkut aspek kognitifnya.
"Hal ini bisa dibantu psikolog dengan tehnik Cognitive Behaviour Teraphy," terang Mei.
Lalu, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memberi batasan. Ini terkait dengan penggunaan ponsel maupun alat teknologi lainnya. Batasan itu bisa dengan konsep ini;