Para nelayan itu masuk lewat pesisir laut dan tiba di Pondol yang pada waktu itu merupakan kampung yang letaknya paling ujung, di sebelah utara masih merupakan gunung dan hutan rimba. Pondol berasal dari bahasa Bantik yang artinya ujung.
Selain menangkap ikan mereka juga mulai berdakwah tentang ajaran Islam kepada masyarakat pesisir, lama kelamaan mereka mulai menetap dan semakin berkembang, sehingga dibangunlah Masjid Al Muttaqin pada tahun 1775 yang letaknya di pinggiran pantai, dijaman sekarang lokasi itu sudah menjadi jalan raya karena adanya reklamasi pantai.
“Awalnya ada di pinggir pantai, karena waktu itu pemerintah Belanda tidak mengizinkan membangun di jalan protokol," ujar Al Buchari
(Baca Juga:Mau Lebaran Tanpa Santan? Coba 5 Kreasi Bakso yang Bikin Lidah Bergoyang Ini)