JAKARTA - Jantung orang dewasa pada umumnya berdetak 60-100 kali per menit dengan irama yang teratur. Meski begitu, ada banyak hal yang dapat menyebabkan jantung berdebar tiba-tiba dan iramanya tidak menentu. Dalam istilah medis, kondisi jantung berdetak kencang tidak beraturan disebut dengan palpitasi jantung. Apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya?
Apa penyebab palpitasi jantung?
Jantung bisa berdetak lebih kencang setelah olahraga yang terlalu berat, akibat masalah psikologis (seperti stres, takut, kecemasan, atau serangan panik), konsumsi kafein yang berlebihan, atau setelah makan makanan tertentu, seperti makanan tinggi karbohidrat, lemak, dan micin (MSG).
Baca Juga: Berbagi Tips Kecantikan saat Puasa
Beberapa penyebab jantung berdebar lainnya yang sering ditemukan antara lain:
-Beberapa penyakit atau kondisi tertentu, seperti kelebihan hormon tiroid, anemia, kurang gula darah (hipoglikemia), demam, kekurangan cairan (dehidrasi) dan tekanan darah rendah.
-Perubahan hormon, terutama pada saat menstruasi, kehamilan dan sebelum menopause.
-Efek samping obat seperti obat asma, dekongestan, obat diet, dan obat-obatan anti-aritmia. Suplemen herbal tertentu juga dapat menyebabkan palpitasi.
-Kadar elektrolit darah yang tidak normal