SEORANG ibu asal Arizona, Amerika Serikat, terpaksa diamankan pihak berwajib atas tuduhan kekerasan pada anak. Berdasarkan laporan Fox News, Selasa (10/4/2018), kejadian ini bermula ketika Alaina Marie Limpert, 25 tahun, diduga tertawa ketika menyadari bahwa putrinya yang masih berumur kurang dari dua tahun, mengalami efek samping THC.
Seperti diektahui, THC merupakan salah satu zat kimia yang sering ditemukan pada marijuana atau ganja. Menurut pengakuan salah satu staf dari Temple Police Department, insiden tersebut terjadi ketika sang anak tengah menyantap makanan bersama ayahnya.
“Selama kejadian berlangsung, tidak ada satupun dari mereka yang berinisiatif membawa sang anak ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat,” ujar laporan polisi.
Setelah puas tertawa, Limpert mengejutkan sang anak dengan cara memasukkannya ke dalam kolam renang yang berada di halaman belakang rumah mereka. Buntut dari kejadian tersebut, tiga orang anak yang tinggal di dalam rumah tersebut itu dibebaskan, setelah Departmen of Child Safety mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.
Limpert, menurut polisi telah mengakui bahwanya dirinya memang sengaja membuat olahan mac and cheese yang telah dicampurkan dengan THC untuk suaminya. Namun ia tidak mengetahui jika putrinya ikut mengonsumsi makanan tersebut.
Berdasarkan hasil investigasi, petugas menemukan dua pohon ganja yang tumbuh subur di garasi rumah Limpert. Selain itu, ditemukan pula alat-alat untuk mengisap ganja seperti bong dan pipa, minyak hash, jamur, bahkan di dalam kulkas rumah mereka ditemukan pula tiga wadah besar mentega berbahan dasar THC.
Atas perbuatannya itu, Limpert didawa atas tuduhan pelecahan anak di bawah usia. Pihak pengadilan telah menentukan jadwal sidangnya yang akan dilangsungkan pada 19 April mendatang.
(Helmi Ade Saputra)