Bondan juga menulis kisah Warung Nita di dalam bukunya, namun Ermah tidak sempat menyimpan bukti tersebut. "Pak Bondan tidak makan di warung, dia hanya bungkus, lalu mewawancarai ibu saya," katanya.
Selain Bondan, Warung Nita juga sempat diliput salah satu stasiun televisi dengan acara Pedas Gila yang dibawakan oleh Tya Ariestya. Menu yang ditampilkan adalah gulai kakap. "Sejak saat itu ramai yang datang ke warung dari Depok, Bekasi, Tangerang, bahkan Jakarta, semua mencari gulai kakap," kata Ermah.
Salah satu pelanggan setiap pepes Warung Nita adalah Ustadz Febri Sugiarto, ahli kesehatan Nabawi yang sering muncul di tayangan Islam Itu Indah. "Kalau ustad Febri sejak dulu sudah sering makan di sini (warung-red), kalau datang suka ramai ajak orang-orang," katanya.
Menikmati pepes Warung Nita membikin ketagihan itu yang disampaikan Prof Firduasu guru besar IPB yang jadi salah satu pelanggan setia. "Gulai kakapnya paling enak, saya bisa habis dua porsi. Walau sudah makan enak di hotel atau di manapun, tetap kalau sudah ingin makan enak ya ke Warung Nita," kata Prof Firdaus.
Warung ini tidak mewah, hanya warung sederhana, tetapi sejak berdiri lima orang karyawan serta pemiliknya telah berangkat haji dari jualan pepes.
(Muhammad Saifullah )