DALAM kalender Islam terdapat beberapa bulan yang dimuliakan. Salah satunya adalah bulan Rajab. Apa artinya bulan Rajab dan apa keistimewaannya?
Seperti dilansir dari AboutIslam, Senin (19/3/2018), dijelaskan bahwa Rajab adalah salah satu Bulan Suci di antara beberapa bulan lain (yaitu Dhul-Qi'dah, Dhul-Hijjah, Muharram, dan Rajab), pada bulan Rajab terjadi peristiwa keajaiban Al Isra 'dan Al Mi'raj. Peristiwa itu mengingatkan kita untuk melindungi tempat-tempat yang disucikan, yakni di Palestina.
Baca Juga: Ternyata Bentuk Hidung Gambarkan Kepribadian Seseorang, Kamu Termasuk yang Mana?
Almarhum cendekiawan Muslim, Sheikh Ahmad Ash-Sharabasi, profesor ilmu kepercayaan dan filosofi Islam di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir menyatakan, Bulan Rajab adalah bulan Arab dan Islam dalam kalender Hijriah. Kata rajab berasal dari kata tarjib, yang dalam bahasa Arab, menunjukkan kemuliaan. Alasan di balik nama ini bagi orang-orang Arab adalah saat yang mulia.
Rajab memiliki keistimewaan, salah satunya adalah bulan yang suci. Rajab disebut juga Rajab Al-Haram yang dalam bahasa Arab artinya Rajab Suci. Disebut demikian karena ini adalah salah satu dari empat Bulan Suci, di mana pada bulan tersebut dilarang menganiaya diri sendiri. Ini sudah menjadi kebiasaan dan praktik tradisional yang dilakukan orang Arab selama berabad-abad.
Ayat dalam Al Qur'an yang merujuk tentang bulan-bulan suci terdapat di Surat At-Tawbah, yang mana Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS : At-Tawbah 9:36)