Intip Rancangan Busana Muslim yang Terinspirasi dari Jalan Braga, Bandung

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 19 Maret 2018 18:24 WIB
Ilustrasi busana muslim (Foto: Runaway)
Share :

SEBUAH kota menjadi ide utama dari koleksi fashion bukan terbilang baru. Beberapa koleksi dunia pun mengangkat tema tersebut dan menampilkan ciri khas dari lokasi yang ditunjuk.

Konsep ini yang kemudian diamini Shafira untuk koleksi teranyarnya yang bakal dipublish di Indonesia Fashion Week 2018, akhir Maret mendatang. Kota Bandung khususnya Jalan Braga yang kemudian menjadi identitas koleksi terbaru brand fashion yang ternyata lahir di Bandung juga.

 (Baca Juga: Chef Harada Tutup Usia, Intip Lagi Kreasi Masakannya yang Bikin Ngiler & Menggemaskan)

"Kami ingin menunjukan pada masyarakat kalau di Bandung itu yang terkenal bukan hanya Jalan Riau yang ramai akan ritelnya, tapi Jalan Braga juga punya kisahnya sendiri yang tak kalah menarik dan cerita itu bisa dilihat dari 60 koleksi terbaru Shafira di IFW 2018 nanti," terang Head Designer Shafira Shetyawan saat diwawancarai di Bandung Creative Hub, Bandung, Senin (19/3/2018).

Bicara mengenai koleksi terbaru, akan ada 3 sikuen yang bakal dikeluarkan. Yang pertama adalah vintage look (Braga Silam), yang kedua girly feminine (Braga Kini), dan sikuen terakhir evening dress with sutra Garut (Bagja Braga). Dari ketiga sikuen ini pun tentunya ada kekhasan tersendiri.

 

(Foto: M.Sukardi/Okezone)

Sikuen pertama vintage look misalnya. Di koleksi ini, Shafira memilih untuk menonjolkan sisi tegas dan maskulin di era 1920an dan 1930an. "Kami pakai warna cream karena berdasar riset kamu, di tahun itu banyak tergambar bagaimana fashion kala itu lewat post card. Motif garis dan bahan wool yang dipilih pun mempertegas aksen androgini dari pakaiannya," paparnya.

Kemudian, untuk sikuen kedua koleksinya lebih berfokus pada koleksi girly feminine. Makanya, untuk yang kedua ini, warna yang dipilih lebih dominan menggunakan warna pastel. Begitu juga dengan bahan pakaiannya, untuk lebih terkesan girly, bahan sifon yang digunakan.

 

(Foto: M. Sukardi/Okezone)

"Sikuen kedua ada beberapa material swarovski yang dipakai. Ini memberi kesan bahwa mojang Bandung itu perempuan yang cantik dan bersinar. Ketika mereka mengenakan busana itu, akan terpancar aura cantiknya," ucap Shetyawan.

Nah, untuk sikuen ketiga, Shafira akhirnya kembali ke garis utama identitasnya, extravaganza outfit. "Kami lebih banyak mengeluarkan pakaian evening, tapi yang spesialnya adalah sutra Garut yang kami tonjolkan sebagai statement," tambahnya.

  (Baca Juga: Tidur saat Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Obesitas dan Risiko Kanker Payudara)

Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Bandung Kenny Dwi Kaniasari menjelaskan bahwa keberadaan industri fashion di Bandung tentunya membawa efek positif. "Tidak bisa dipungkiri jika bidang fashion punya andil besar untuk Bandung dan kegiatan mempromosikan Bandung melalui fashion seperti ini cukup baik untuk mengetahui Bandung lebih dalam lagi," terang Kenny.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya