Meredam Penyebaran Difteri di Kota Jayapura

, Jurnalis
Senin 05 Maret 2018 15:09 WIB
Ilustrasi (Antara)
Share :

JAYAPURA - Dinas Kesehatan Provinsi Papua melibatkan sejumlah institusi kesehatan di wilayahnya guna mengantisipasi penyebaran penyakit difteri di Kota Jayapura.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Papua dr Aaron Rumainum mengemukakan upaya antisipasi difteri di Kota Jayapura, karena imunisasi difteri di kota itu di atas 95 persen. Di wilayah Pulau Jawa juga cakupan imunisasi difterinya di atas 95 persen namun masih saja kecolongan yakni masih saja terjadi difteri.

"Sehingga perlu kami duduk bersama-sama membahas dan menetapkan alur rujukkan jika terjadi difteri, siapa yang mendiagnosa difteri. Pertemuan terkait itu sudah dilakukan pada Februari lalu," ujar Aaron di Jayapura, Senin.

Aaron menjelaskan, melalui momentum kala itu, telah disepakati bahwa dokter spesialis penyakit dalam yang mendiagnosa penyakit difteri bagi pasien yang berusia di atas 18 tahun. Selanjutnya, dokter spesialis anak mendiagnosa pasien difteri yang berusia di bawah 18 tahun.

Kesepakatan lain bahwa jangan memberikan antibiotik dulu sebelum dilakukan pengambilan sampel. Pengambilan sampel oleh petugas puskesmas, petugas rumah sakit, didukung petugas di laboratorium. Kemudian sampelnya dikirim ke Surabaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya