"Dalam acara ini tidak menghitung berapa baju, pemerannya mau ganti lima kali boleh saja. Juga, tamunya kalau mau pinjam boleh saja," terangnya.
Saat menciptakan kebaya-kebaya ayu itu, Anne mengaku tidak merasa kesulitan. Karena dia punya jam terbang besar untuk menciptakan kostum yang indah.
Lalu, ibu tiga anak itu mengatakan, industri fesyen harus maju terus. Semua orang Indonesia juga harus mengapresiasi kebaya-kebaya yang dibuat, apalagi terdapat unsur budaya yang ditonjolkan. Apalagi penggabungan fesyen kebaya dengan budaya ini baginya adalah hal baru.
"Sejelek apapun karya kita pasti ada yang beli. Saya bahagia atas ini, kita harus cinta Indonesia dalam keadaan putih," pungkas wanita asli Semarang itu.
(Utami Evi Riyani)