7 Hal yang Bisa Dirasakan Bayi di Dalam Kandungan, Salah Satunya Kelezatan Makanan yang Ibu Konsumsi

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis
Rabu 27 Desember 2017 20:20 WIB
Kehamilan (Foto: Brunet)
Share :

KEHAMILAN adalah momen yang paling ditunggu oleh para ibu di seluruh dunia. Pengalaman pada kehamilan pertama terkadang membawa perasaan baru yang belum pernah terjadi seumur hidup. Perasaan saat tendangan pertama bayi yang belum lahir di rahim adalah salah satu hal paling menakjubkan yang dialami wanita dalam hidupnya.

Meskipun merasakan kebahagiaan, beberapa hal ini justru menyebabkan ketidaknyamanan, seperti morning sick dan keram. Hal sama pun juga terjadi pada bayi dimana sang bayi juga dapat merasakan dan mempelajari apa yang terjadi pada ibunya saat ia masih di dalam perut. Bukan hanya aspek fisik bayi yang tumbuh selama masa gestasi, namun bayi juga berkembang secara mental di rahim.

Teknologi dan sains dapat memberikan kita informasi tentang perilaku bayi ketika masih berada dalam rahim. Dilansir dari Boldsky, (27/12/17) berikut beberapa hal yang bisa dirasakan dan dialami bayi dalam kandungan.

BACA JUGA:

Bayi Bisa Merasakan Stres

Bayi dikatakan bisa merasakan stres saat sang ibu juga sedang mengalami stres. Pencitraan 3D bayi di dalam rahim menunjukkan kepada kita bahwa ketika bayi mengalami stres, maka ia akan menarik lengan untuk menutupi wajahnya. Ini biasa dianggap dengan sebutan mekanisme protektif. Hormon dan perubahan tekanan darah pada ibu bisa menjadi alasan mengapa bayi juga merasakan stres. Untuk itu, ibu hamil disarankan untuk mengurangi tekanan akibat stres supaya bayi juga tidak merasakan stres.

Bayi Bisa Mengetahui Rasa

Saat bayi berumur 20 minggu, indra perasanya sudah cukup berkembang. Bayi dapat mencicipi rasa makanan yang ibunya makan melalui cairan amnion. Bayi juga bereaksi terhadap rasa yang berbeda. Ia mungkin akan lebih aktif saat merasakan sesuatu yang disukainya. Jadi, ibu hamil harus memastikan memakan makanan sehat selama masa kehamilan karena kesukaan dan ketidaksukaan bayi akan berkembang dari dalam rahim dan akan terbawa sampai ia lahir nanti.

Bayi Bisa Merasakan dan Mengekspresikan Emosi

Bayi yang berusia 36 minggu sudah memiliki kemampuan pada otot wajah yang cukup kuat untuk menunjukkan ungkapan. Bayi akan merasakan emosi dan merespon dengan mengekspresikannya. Bayi bisa tersenyum, mengerutkan kening dan bahkan membalikkan bibirnya untuk mengungkapkan kesedihan.

Bayi Bisa Menangis Dalam Rahim

Tahukah Anda bahwa bayi sudah bisa menangis sebelum mereka lahir? Ya, faktanya selama pemindaian ultrasound 3D terlihat banyak bayi yang menangis. Ekspresi wajah mereka dengan jelas menunjukkan bahwa bayi sedang menangis. Suara tangisan juga bisa terdengar di trisemester ketiga jika mikrofon ultrasound digunakan.

Bayi Bisa Merasakan Anda

Bayi bisa merasakan seperti apa yang juga dirasakan sang ibu. Jika ibu merasa bahagia, maka bayi akan merespon dengan bergerak secara aktif. Namun, jika sang ibu sedih bayi juga akan menunjukkan tanda-tanda kesedihan dengan reaksi yang kurang aktif.

Bayi Bisa Mendengarkan Musik dan Memiliki Lagu Favorit

Jika ibu hamil berulang kali bernyanyi dan memainkan lagu, bayi akan mulai menyukai lagu tersebut. Lagu itu bisa tinggal di memori bayi dan ia akan merasa familiar ketika sudah lahir nanti. Untuk itu, para ibu diharapkan bisa memilih referensi lagu yang bagus agar otak bayi juga semakin cerdas.

BACA JUGA:

Bayi Mulai Mengembangkan Koordinasi Tangan-Mata

Bayi mungkin mengalami banyak peningkatan kemampuan fisiknya ketika sudah lahir, namun perkembangannya dimulai saat ia masih berada dalam kandungan. Koordinasi tangan-mata adalah salah satu contonya. Koordinasi ini adalah kemampuan yang terlihat ketika bayi mengisap jempol atau jari lainnya saat berada dalam rahim. Tindakan ini merupakan pendahulu dari tindakan bayi yang memberi makan dirinya sendiri di masa depan.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya