Sering Foto Selfie Pertanda Alami Gangguan Mental, Benarkah?

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Senin 25 Desember 2017 12:57 WIB
Ilustrasi (Foto: AJC)
Share :

MELAKUKAN foto selfie sepertinya sudah menjadi kegiatan yang sering dilakukan setiap hari. Di manapun Anda berada, baik sendiri maupun bersama teman-teman, biasanya akan menyempatkan diri untuk berselfie ria. Tapi, tahukah Anda jika sering selfie pertanda alami gangguan mental?

Sebuah studi baru-baru ini di India telah menegaskan bahwa foto selfie adalah kondisi medis yang mungkin memerlukan perawatan. Kondisi ini disebut selfitis, dan dalam hal ini peneliti telah mengembangkan 'Selfitis Behaviour Scale' yang dapat membantu menentukan tingkat keparahan kecanduan seseorang.

Temuan penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Mental Health ini mengklasifikasikan kondisi selfitis dalam 3 tingkat. Pertama, batas sebelum akut, yaitu melakukan foto selfie 3 kali sehari tapi tidak mempostingnya di media sosial. Kedua, akut yaitu melakukan foto selfie 3 kali sehari tapi mempostingnya di media sosial. Ketiga, kronis yaitu dorongan konstan untuk melakukan foto selfie dan mempostingnya setidaknya 6 kali sehari di media sosial.

Obsesi melakukan foto selfie didorong dari kondisi psikologis seseorang atau emosi berlebihan. Untuk memahami mengapa generasi milenial tergila-gila dengan kamera depan ponsel mereka, simak penuturan Dr JR Ram, psikiater konsultan, Rumah Sakit Apollo Gleneagles, Kolkata, Dr Vasantha R Patri, ketua psikolog, Indian Institute of Counseling dan Nitika Kumar, seorang psikolog konseling dan ilmuwan penelitian di Univeristas Delhi.

Mengapa selfie?

Sebuah studi klasik yang dilakukan oleh peneliti psikologis Mita, Dermer dan Knight pada tahun 1977 menyarankan bahwa ketika diminta untuk memilih di antara keduanya, orang cenderung memiliki bayangan cermin mereka pada foto yang sebenarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya