Spons mandi yang terbuat dari serat timun menjadi tempat yang sangat baik bagi pertumbuhan bakteri. Patogen atau bakteri flora pada spons bisa berpindah ke kulit dan menyebabkan infeksi.
BACA JUGA:
Selain itu, sel kulit mati bisa tersangkut pada bagian sudut dan lipatan spons. Bakteri pada spons pun akan berkembang dengan mengonsumsi organisme yang tersangkut di dalam spons. Bakteri semakin berkembang akibat lingkungan yang lembap.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan pembersihan spons atau loofah secara rutin. Kabar baiknya, Anda bisa mencuci spons atau loofah menggunakan mesin cuci.
Cara ini diklaim bisa membuat spons atau loofah tahan lama hingga tiga bulan lamanya. Demikian seperti dilansir TheSun, Selasa (5/12/2017).
(Santi Andriani)