Anies-Sandi Akui Kopi Indonesia Lebih Enak Dibanding Kopi Luar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Minggu 26 November 2017 16:11 WIB
Anies-Sandi Minum Kopi Bengkulu (Foto: Dimas/Okezone)
Share :

Hal senada juga diakui oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mesyah. Ia menuturkan bahwa, kopi Indonesia sebetulnya telah lama diakui oleh masyarakat Internasional.

Berdasarkan pengakuan Rohidin, pada abad ke-17 lalu, Inggris sempat menyambangi Bengkulu karena tertarik dengan keunikan rasa kopi robusta yang ada di daerah tersebut.

"Jagoan kita memang robusta. Tanaman kopi ini dikembangkan masyarakat sudah turun temurun. Rasa uniknya sendiri muncul karena pohon kopi ditanam di daerah perbukitan yang berada di pinggir pantai pada ketinggian 700-1500 mdpl," jelas Rohidin.

Mengingat mayoritas kopi robusta Bengkulu dibudidayakan oleh masyarakat lokal, kualitas kopi dipastikan terbaik karena ditanam secara organik, tanpa bahan kimia apa pun.

Setidaknya ada 4 kabupaten di Bengkulu yang menjadikan kopi sebagai komidi utama mereka yakni, Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong, Kaur, dan Arga Makmur. Keempat kabupaten inilah yang berhasil membuat Bengkulu menjadi salah satu produsen kopi terbesar ketiga di Indonesia setelah Lampung dan Sumatera Selatan.

Bahkan, tahun 2016 lalu, kopi Robusta yang berasal dari Kabupaten Kepahiang berhasil masuk dalam jajaran kopi terbaik Indonesia pada event Kontes Specilty Indonesia (KKSI).

Untuk meningkat produksi serta kualitas kopi, Pemprov Bengkulu telah melakukan sejumlah strategi. Salah satunya adalah peremajaan tanaman kopi rakyat yang sudah berusia tua.

"Di awal tahun kemarin, Kita juga sudah bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember untuk mensertifikasi manajemen produksi serta bibit kopi yang akan digunkan agar hasil produksi sesusai standar. Selain itu kita juga bekerjasama dengan Bekraf untuk membuat hak paten," tukas Rohidin.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya