STRES gampang saja terjadi akibat banyak masalah yang dihadapi seseorang. Akibatnya, banyak orang mengalami perubahan suasana hati dan berbagai tanda lainnya.
Anda hanya wajib mewaspadai gejala stres yang berlebihan, karena mengganggu kesehatan secara pasti. Kenali lebih awal tanda-tandanya agar tidak membahayakan diri sendiri.
Karena stres berlebihan dapat memicu dampak penyakit mematikan di kemudian hari. Karenanya, setiap orang wajib mengetahui kapan saatnya Anda tenang atau malah stres ketika menghadapi sesuatu.
Dilansir Boldsky, Jumat (17/11/2017) berikut adalah 6 tanda yang menunjukkan bahwa Anda sedang stres berlebihan. Simak ulasannya berikut ini agar lebih berhati-hati saat menjaga kesehatan.
Selalu ingin makan junk food
Kalau biasanya Anda tidak suka makan junk food atau makanan serba asin, tapi tiba-tiba mengalami perubahan, awas tandanya tubuh sedang stres. Akibatnya, Anda bisa mengalami kenaikan berat badan yang tidak terkontrol. Tubuh menjadi gemuk dan pasti membutuhkan waktu lama untuk mengembalikan berat badan yang ideal. Karenanya, Anda harus waspada agar tidak berdampak buruk.
Tekanan darah sangat tinggi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga berhubungan langsung dengan stres. Jika ada kenaikan konstan pada tingkat tekanan darah dalam satu waktu, maka hati-hati, itu bisa jadi pertanda stres. Stres dapat menginduksi otak untuk melepaskan hormon, yang selanjutnya meningkatkan jumlah sirkulasi darah dalam tubuh.
Gampang lelah
Orang yang stres juga dikhawatirkan dapat menderita nyeri otot berkepanjangan. Tubuh jadi gampak lelah dan pikiran tidak fokus. Jam tidur akan berantakan di malam hari. Risikonya juga dapat memicu arthritis yang sangat menyakitkan.
Gangguan pencernaan
Stres juga membawa dampak pada sistem pencernaan. Selama stres berlebih, otak mengeluarkan hormon yang bisa menyebabkan sindroma usus tidak beraturan, gangguan pencernaan, kram dan sakit perut, diare, dan lainnya. Hal ini tentu membuat aktivitas Anda jadi lebih terhambat.
Sakit kepala berdenyut
Sakit kepala yang parah dan serangan migrain berulang adalah tanda stres yang paling umum. Bila pikiran dipenuhi dengan banyak beban, maka otak mulai mengeluarkan hormon stres dan bisa menyebabkan sakit kepala, disertai rasa sakit di leher dan bahu. Jadi, usahakan jangan sampai mengabaikan sakit kepala itu jika terjadi secara berkala.
Ada jerawat
Gejala stres yang menonjol juga memicu tumbuhnya jerawat di wajah. Saat stres, sel-sel yang bertanggung jawab dalam menghasilkan campuran sebum dengan bakteri kulit mati bisa memunculkan jerawat. Tentu hal ini dapat mengganggu penampilan Anda pada beberapa saat.
(Helmi Ade Saputra)