Membiarkan Anak Tinggal Bersama Kakek Nenek Ternyata Berisiko, Ini Penjelasannya!

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis
Kamis 16 November 2017 12:50 WIB
Share :

ZAMAN sekarang peran orangtua dalam mengasuh anak semakin berkurang. Mayoritas pasangan muda menitipkan anak-anaknya untuk diasuh oleh kakek dan neneknya, sementara mereka sibuk bekerja.

Fenomena ini dapat ditemui dengan mudah di wilayah perkotaan. Lantas, adakah dampak buruk menitipkan anak ke kakek dan neneknya untuk waktu yang lama?

Para ilmuwan memperingatkan, meninggalkan anak-anak dengan kakek dan neneknya bisa berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan meningkatkan risiko kanker terhadap si kecil!

Secara umum, kakek dan nenek cenderung memanjakan cucu dengan memberikan makanan manis atau makanan lain yang tidak sehat. Mereka juga membiarkan cucunya untuk bermalas-malasan di rumah, bermain video game, dan menonton televisi ketimbang beraktivitas di luar rumah.

Para ilmuwan yang tergabung dalam Tim Glasgow menganalisis data dari 56 penelitian yang dilakukan di 18 negara, menemukan informasi tentang pengaruh kakek dan nenek pada cucu mereka. Secara keseluruhan ditemukan dampak buruk terhadap pengasuhan meskipun bermakna baik. Dalam beberapa kasus, para kakek dan nenek akan memberikan penghargaan berupa permen dan mengabaikan risiko demi kebaikan sang cucu.

"Saat ini kakek nenek tidak berfokus pada pesan kesehatan masyarakat yang ditargetkan pada orangtua. Mungkin ini adalah sesuatu yang harus diubah mengingat peran penting yang dimainkan kakek nenek dalam kehidupan anak-anak," demikian kesimpulan dari hasil riset seperti dilansir dari Mirror, Kamis (16/11/2017).

(Baca Juga: CEO Ganteng Ini Akan Beri Uang Ratusan Juta pada Perempuan yang Luluhkan Hatinya)

Penelitian sebelumnya melihat bagaimana orangtua dapat mempengaruhi kerentanan anak-anak terhadap kanker atau penyakit lainnya, namun perhatian dalam penjagaan yang dilakukan kakek dan nenek masih kurang.

Penemuan luar biasa tersebut didasarkan pada kajian penelitian terhadap pengaruh kakek nenek yang membiarkan gaya hidup cucunya yang bisa berdampak aktifnya sel kanker di kemudian hari.

Penulis utama Dr. Stephanie Chambers, dari Unit Kesehatan Masyarakat Universitas Glasgow di Skotlandia, mengatakan,“Meskipun hasil tinjauan ini jelas bahwa perilaku seperti paparan terhadap rokok meningkatkan risiko kanker pada anak saat tumbuh dewasa, namun hal tersebut adalah ketidaksengajaan.”

Dia mengingatkan, perilaku kakek dan nenek yang merokok di dalam rumah dapat memberikan contoh buruk dan membuat anak terpapar asap rokok dengan bebas. Menurut periset, merokok, kelebihan berat badan, kurang aktivitas dapat memicu risiko kanker.

(Baca Juga: VIRAL! Pria Ini Tewas Setelah Tidur Gunakan Kipas Angin di Kamar)

Penelitian lain menunjukkan, tidak ada bukti signifikan yang menyebabkan anak terkena kanker. Kakek dan nenek cenderung mendukung anak-anak beraktivitas di luar.

Profesor Linda Bauld, dari badan amal Cancer Research UK, mengatakan, "Kesehatan anak-anak dapat dipengaruhi berbagai faktor. Merokok dan obesitas menjadi dua penyebab kanker terbesar di Inggris. Hal tersebut dapat dicegah jika seluruh keluarga mau bekerja sama."

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya