Moto Maling, saat Kulit Melinjo Jadi Camilan Gurih atau Pedas Manis

Agregasi Solopos, Jurnalis
Rabu 15 November 2017 07:00 WIB
Moto maling camilan khas Solo (Foto:JIBI)
Share :

Moto maling memiliki tekstur renyah. Tekstur tersebut didapatkan dari cara penggorengan dengan api kecil dalam waktu cukup lama. “Kulit melinjo itu kan bahan basah. Kalau digoreng dengan api besar, akan gosong sebelum kering. Jadi harus dengan api kecil dan dilakukan cukup lama,” kata dia.

Setelah digoreng, kulit melinjo kemudian ditiriskan selama sehari. Hal itu untuk memastikan semua minyak di dalamnya hilang. Setelah kering, kulit melinjo yang sudah digoreng garing baru dimasak lagi dengan bumbu untuk mendapatkan rasa yang diinginkan.

BACA JUGA:

Fantastis! 3 Buah Truffle Putih Ini Terjual Lebih dari Rp1,1 Miliar!

Dia menyeut Aada dua jenis rasa moto maling, yaitu asin dan pedas manis. Rasa pedas manis didapatkan dari garam dan penyedap rasa. Sedangkan untuk pedas manis didapatkan dari bumbu berupa cabai, gula merah, dan garam. “Gula dimasak dulu hingga encer dan pekat, baru kulit melinjo dimasukkan dan dicampur,” kata dia.

Menurutnya camilan moto maling merupakan camilan kha Solo yangg sudah ada sejak tempo dulu.

(Santi Andriani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya