Bunda! Jangan Sembarangan Donor ASI, Risikonya Sangat Fatal untuk Bayi

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 07 November 2017 07:15 WIB
Share :

Dr Yohmi mengatakan, pembentukan bank ASI di Indonesia masih terhambat persolan peraturan (terutama muslim), dana (untuk skrining), dan fasilitas penyimpanan ASI.

Edukasi paling penting adalah mengajak ibu hamil mempersiapkan proses pemberian ASI sejak dini, antara lain dengan mengikuti kelas laktasi minimal dua kali selama kehamilan.

“Ibu-ibu saat ini sudah sangat sadar untuk memberikan ASI kepada bayinya. Sayangnya, dengan mudahnya mendapatkan tawaran donor ASI, mereka jadi tidak mau berusaha memeras atau menyusui sendiri,” pungkas dr Yohmi.

Ketua Satgas ASI IDAI dr Elizabeth Yohmi SpA IBCLC mengatakan, ASI terbaik adalah ASI dari ibu ke anaknya sendiri karena tubuh ibu memproduksi ASI dengan komposisi menyesuaikan kondisi bayinya, apakah lahir matur atau prematur.

Indikasi donor ASI di antaranya jika bayi lahir prematur dan ibu belum siap memproduksi ASI, kemudian bayi yang memiliki sindroma kelainan penyerapan usus, yang tidak dapat diberikan susu formula, serta bayi dengan alergi protein susu sapi yang berat.

(Baca Juga: Benarkah Sering Bercinta Bikin Miss V Jadi Lebih Longgar?)

Namun, dia menegaskan agar tidak sembarangan mendonor atau menerima donor ASI. Sebab, hal ini justru bisa mendatangkan penyakit bagi si kecil. Karena itu, skrining atau pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan guna mengetahui apakah ASI layak didonorkan.

Tidak main-main, ini berkaitan dengan penularan HIV. Data terbaru HIV di Indonesia menunjukkan tren kenaikan. Kasus HIV tertinggi ketiga adalah pada kelompok ibu rumah tangga.

Umumnya ibu rumah tangga ini tertular dari suami dan belum tentu dia menyadari terinfeksi HIV. Bisa dibayangkan jika mereka menjadi pendonor ASI, tentu akan menularkannya kepada bayi-bayi lain.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya