Bunda, Ini 13 Tanda Anak Punya Penyakit Mental

Vessy Frizona, Jurnalis
Rabu 01 November 2017 04:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Bubhub)
Share :

HAMPIR rata-rata orangtua tahu apa yang harus dilakukan ketika anak luka akibat jatuh, demam, batuk, atau flu. Mereka membawa anak ke dokter, mengobati luka dan memberi makanan yang mudah yang sesuai untuk anak sakit.

Namun, berbeda ketika anak mulai mengalami masalah di sekolah atau dengan teman, atau jika dia menjadi tidak kooperatif dan suka membully. Kejadian seperti itu sering membuat orangtua bingung dan tidak yakin apa yang harus dilakukan.

Hampir satu dari lima anak terpengaruh gangguan emosional atau perilaku. Orangtua mungkin menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak benar, tapi apa itu atau apa yang harus dilakukan? Bagi orangtua solusinya tetap merupakan misteri. Orangtua mungkin tidak mengenali tanda-tanda penyakit jiwa pada anak.

Dokter, saudara, atau teman mungkin mengatakan bahwa perilaku anak adalah "sebuah panggung," tapi orangtua merasa itu "panggung" telah berlangsung terlalu lama, perilaku itu terlalu mengganggu, atau norma yang gagal.

Padahal, tanda-tanda itu peringatan penyakit mental pada anak-anak yang mengindikasikan adanya masalah yang memerlukan perhatian khusus. Daftar ini diambil dari buku Ann Douglas’s book, Parenting Through the Storm: Find Help, Home, and Strength When Your Child Has Psychological Problems.

Buku tersebut menjabarkan 13 tanda yang menjadi indikasi mungkin anak mengalami satu atau lebih gejala penyakit mental. Baik yang terkait atau tidak dengan masalah perkembangannya. Seperti perceraian, atau peristiwa stres lainnya.

1. Anak mengalami lebih banyak kesulitan di sekolah.

2. Anak memukul atau menggertak anak lain.

3. Anak mencoba melukai dirinya sendiri.

4. Anak menghindari teman dan keluarga.

5. Anak sering mengalami mood swings.

6. Anak mengalami emosi hebat seperti ledakan amarah atau ketakutan ekstrem.

7. Anak kurang energi atau motivasi.

8. Anak mengalami kesulitan berkonsentrasi.

9. Anak mengalami kesulitan tidur, atau mengalami mimpi buruk.

10. Anak memiliki keluhan fisik.

11. Anak mengabaikan penampilannya.

12. Anak terobsesi dengan berat badan, bentuk tubuh, atau penampilannya.

13. Anak makan secara signifikan lebih atau kurang dari biasanya.

Jika anak mengalami satu dari 13 gangguan di atas, Ann Douglas menyarankan, mulailah lebih khusus memberi perhatian kepada anak, kenali siapa anak Anda, kondisikan kelurga dan pernikahan sebaik dan sebahagia mungkin. Support yang baik dapat membantu anak menjadi melewati kesulitannya. Demikian dikutip Yourtango, Rabu (1/11/2017).

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya