Maka itu, harus ada berbagai intervensi yang bisa dilakukan sesuai dengan status nutrisi sesuai kebutuhan. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi dunia yakni ketersediaan pangan yang kian lama berkurang kalau tidak diatasi dengan baik.
"Masyarakat harus berani membuat terobosan sistem pangan berdasarkan target SDGs (Sustainable Development Goals, sebagai terobosan intervensi sistem pangan agar target kesehatan tercapai," tambahnya.
Ke depan, perlu dikembangkan teknologi dan riset. Salah satu contoh teknologi yang perlu dikembangkan adalah bagaimana memproses sisa makanan (kulit dan biji buah) menjadi zat gizi mikro.
BACA JUGA:
"Saat ini setiap hari banyak jumlah pangan yang dibuang-buang. Untuk mencegahnya, pemerintah membuat program piring makanku. Nantinya porsinya akan dikecilkan supaya tidak mubadzir," katanya.
Perspektif kualitas pangan tersebut menjadi perhatian karena pemahaman masyarakat Indonesia terhadap pemilihan zat makanan yang baik serta bergizi seimbang masih terbatas.Hingga masa mendatang, kebutuhan pangan jadi hal yang utama dan tak pernah habis dibicarakan. Bagi orang, makanan menjadi kebutuhan pokok utama untuk menunjang hidupnya.
(Dinno Baskoro)