OKEZONE WEEK-END: Mengenal Sejarah Kerajaan Tanah Hitu, Pusat Kejayaan Rempah-rempah di Maluku

Advertorial, Jurnalis
Sabtu 21 Oktober 2017 16:15 WIB
Foto:Ist
Share :

Pendatang Kedua, yaitu Kiai Daud dan Kiai Turi disebut juga Pattikawa dan Pattituri dengan saudara Perempuannya bernama Nyai Mas. Menurut silsilah Turunan Raja Hitu Lama mereka merupakan anak dari Muhammad Taha Bin Baina Mala Bin Baina Urati Bin Saidina Zainal Abidin Baina Yasirullah Bin Muhammad An Naqib, yang nasabnya dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Rasulullah.

Sedangkan ibunya dari keluarga Raja Mataram Islam yang tinggal di Kerajaan Tuban dan dibesarkan di sana (menurut Imam Lamhitu salah satu pencatat kedatangan Empat perdana Hitu dengan aksara Arab Melayu 1689). Imam Rijali (1646) dalam Hikayat Tanah Hitu menyebutkan mereka orang Jawa, yang datang bersama kelengkapan dan hulubalangnya yang bernama “Tuban bessi”, artinya orang kuat atau orang perkasa dari Tuban.

Kedatangan mereka ke Tanah Hitu bertujuan mencari asal leluhurnya, Saidina Zainal Abidin Baina Sairullah yang diperkirakan datang pada abad ke X masehi. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat Hitu, Saidina Zainal Abidin lama tinggal di Mekkah dan melakukan sebuah perjalanan rahasia demi mencari tempat tinggal untuk anak cucunya.

Makam Zainal Abidin Sairullah bertempat di batu karang yang bernama Hatu Kursi atau Batu Kadera (kira-kira 1 km dari Hitu). Makam ini dijadikan makam keramat di tanah Hitu sampai sekarang. Namun sayangnya tidak ada bukti tertulis kedatangan beliau.

Dia datang ke Hitu pada pada 1440 M saat malam. Yang dalam bahasa Hitu kuno disebut Hasamete yang artinya hitam gelap gulita. Perdana Pattikawa yang sebut Perdana Tanah Hitu yang artinya merupakan orang yang pertama mendirikan negerinya yaitu Wapaliti dengan marganya Pelu. Semakin ramainya penduduk di Tanah Hitu dan semakin banyaknya pedagang yang datang dari Arab, Persia, Jawa, Melayu, dan Tiongkok,

Muncul keinginan keempat kelompok (marga) untuk bersatu karena semakin ramainya penduduk. Wujud dari persatuan tersebut adalah didirikannya kerajaan tanah Hitu. Tujuan pengabungan kelompok ini untuk memperkuat posisi tawar dan persatuan di tanah Hitu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya