Selain faktor eksternal, ternyata penyakit di musim pancaroba ini banyak muncul karena pola makan yang tidak baik. "Ada juga kebiasaan internal yang bikin daya tahan tubuh menurun. Misalnya makan mi instan setiap hari, ini banyak kandungan pengawet, bumbunya juga enggak enak di tenggorokan. Gabungan kondisi eksternal dan internal. Kurang olahraga juga memicu mudahnya terserang virus," jelas dr. Aswin.
Semua gejala ini bisa ditangkal dengan beberapa hal seperti konsumsi air minum yang cukup. Jika gejalanya semakin memburuk makablangkah awal pengobatan adalah dengan minum minuman yang mengandung mineral tinggi.
"Setiap orang daya tahan tubuhnya beda-beda. Ada yang butuh obat tapi ada yang cukup minum air putih yang banyak. Intinya dengan hidrasi yang baik, semua akan cepat pulih," lanjut dr. Aswin.
Dijelaskan juga oleh dokter ramah ini, panas dalam bukan hanya berefek pada flu biasa tapi gejala parahnya bisa memicu demam tinggi, batuk sampai berdahak, lemas, muntah dan jika terjadi komplikasi akan semakin parah. Ketika sudah parah maka dianjurkan pasien harus konsultasi ke dokter, tidak bisa hanya minum obat warungan.
(Dinno Baskoro)