Musim Pancaroba, Panas Dalam Jadi Penyakit yang Paling Sering Mengintai

Devi Setya Lestari, Jurnalis
Selasa 03 Oktober 2017 14:28 WIB
Panas dalam (Foto: Mymilk)
Share :

MEMASUKI musim peralihan dari musim panas ke musim hujan membuat daya tahan tubuh mengalami penyesuaian. Berbagai penyakit mengintai siapapun yang memiliki daya tahan tubuh rendah, salah satunya panas dalam yang tidak boleh dianggap remeh.

Gejala penyakit banyak dialami orang ketika peralihan musim karena sistem kekebalan tubuh seolah digempur dengan virus dan bakteri yang semakin mewabah. Alhasil tubuh jadi lebih sensitif dan mudah sakit. Penyakit yang paling sering hadir adalah panas dalam, flu hingga demam tinggi.

Ditemui di Jakarta, dokter spesialis penyakit dalam dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD. M.Epid., mengatakan berbagai penyakit yang muncul saat musim pancaroba ini kebanyakan adalah seasonal influenza atau flu musiman. Gejala yang timbul cukup banyak mulai dari panas dalam, flu disertai batuk, pilek, rasa panas ditubuh dan gejala lain yang membuat tubuh tidak nyaman.

Semua gejala awal ini disebabkan oleh panas dalam, semuanya timbuk karena perubahan suhu yang ekstrem. Selain itu kebiasaan sehari-hari juga menjadi pemicu timbulnya flu musiman dan panas dalam.

"Banyak kebiasaan sehari-hari yang memicu orang panas dalam. Yang paling sering karena hujan-hujanan, panas-panasan di bawah suhu yang ekstrem, kadang main air yang berlebihan juga bisa jadi pemicu," kata dokter yang akrab disappointe dr. Aswin ini dalam acara diskusi media bertajuk "Cegah Panas Dalam di Musim Pancaroba" by Larutan Cap kaki Tiga di Jakarta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya