Sampai akhirnya nenek Liang harus berurusan dengan dokter lagi. Setelah pemeriksaan panjang, diketahui bahwa tanduk tersebut merupakan tanduk kutaneous. Dokter menjelaskan bahwa tanduk tersebut bisa diangkat dengan aman, tapi tergantung dari kondisi fisik pasiennya.
Karena khawatir dengan kondisi nenek Liang, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk memgangkat tanduk tersebut. Sebab, salah satu risiko kesehatan yaitu kanker bisa saja muncul jika dibiarkan terus menerus.
Sementara itu, akun Instagram @fakta.zone membagikan cerita ini dan mendapat respon yang cukup menggelikan. Salah satu netizen @nnnn_52 menuliskan komentar, “itu tanduk apa taik?” Kemudian, akun @frlandrn_ juga sependapat dengan @nnnn_52. “Kenapa nggak dijuluki manusia tahi?”
(Vien Dimyati)