Diceritakan, awalnya tanduk tersebut berupa tahi lalat. Menurut Liang, kemunculan tahi lalat itu terjadi pada 11 tahun yang lalu. Saat itu, tahi lalat muncul tiba-tiba di keningnya. Namun, tidak seperti tahi lalat biasanya, titik hitam itu beberapa kali memunculkan rasa nyeri dan gatal.
Karena sudah sangat menggangu, akhirnya pihak keluarga membawa nenek Liang ke ahli medis. Diberikannya obat herbal untuk mengobati rasa gatal dan nyeri di tahi lalat tersebut.
Namun, siapa sangka kalau akhirnya lama kelamaan tahi lalat itu membesar dan terbelah dua. Setelah terbelah, barulah muncul tanduk tersebut.
Dikabarkan, pada awal kemunculan, tanduk tersebut hanya bertahan sebesar kelingking. Tapi, seperti tumbuh subur, tanduk itu malah membesar dan mengeras.