Itu disebabkan karena senyawa HNE yang merupakan zat beracun yang telah dikaitkan dengan sejumlah penyakit termasuk parkinson, alzheimer, juga stroke, penyakit hati, dan lainnya.
Jenis penyakit tersebut merupakan gangguan kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup. Anda bisa mencegahnya dengan tidak menggunakan minyak jelantah yang berbahaya itu.
Ahli Gizi Priya Kathpal menambahkan, tidak ada jumlah yang pasti berapa kali seseorang dapat menggunakan kembali minyak goreng. Semua tergantung dari proses masak yang identik dengan pemanasan suhu tinggi atau suhu rendah.
Memang disarankan untuk selalu menggunakan minyak goreng baru saat memasak. Jika menggunakan minyak bekas dapat memicu berbagai risiko penyakit yang efeknya negatif.
Namun demikian, Priya memberikan tips atau beberapa petunjuk jika Anda ingin menggunakan minyak goreng bekas supaya tetap aman. Bagaimana saja?