KERAMAS menjadi salah satu perawatan rambut yang paling sederhana. Tak hanya sekadar membasahi rambut lalu menggosok kulit kepala menggunakan sampo, proses mencuci rambut akan lebih efektif bila mengetahui waktu yang tepat dalam membersihkannya.
Ya, salah satu kebimbangan yang kerap dialami oleh beberapa orang adalah menentukan waktu yang tepat untuk keramas. Apakah itu pagi atau di malam hari?
Menjawab hal tersebut, seorang principal scientist mencoba mengemukakan pendapatnya. Lantas, kapankah waktu yang baik untuk mencuci rambut?
BACA JUGA:
"Sebenarnya ini tergantung dari individual masing-masing. Tidak ada aturan baku dalam mencuci rambut," ujar Saint Tiu, dalam sebuah acara peluncuran kampanye rambut di kawasan Senayan, Jakarta, kemarin.
Lebih lanjut, Saint menyatakan bahwa mencuci rambut sebaiknya disesuaikan dengan lingkungan, kesehatan, serta aktivitas seseorang. Misalnya, mencuci rambut di malam hari setelah selesai beraktivitas seharian.
"Tapi, sebenarnya itu bukan hal yang terbaik, karena tergantung aktivitas seseorang. Terpenting bukan frekuensi, tapi produk yang digunakan. Pastikan memilih produk rambut yang bisa membersihkan rambut dan kulit kepala secara keseluruhan," paparnya.
BACA JUGA:
Hal serupa juga dikemukakan oleh dermatologist bernama Annabel Kingsley. Tak peduli pagi atau malam hari, jika keramas dilakukan setiap hari sesungguhnya bisa bermanfaat.
"Kulit kepala, sama halnya dengan kulit tubuh pada bagian lainnya, yang mengandung banyak keringat dan minyak. Jadi, perlu dibersihkan secara berkala untuk menjaganya tetap bersih dan dalam kondisi yang baik,” papar Annabel Kingsley, kepada TeenVogue.
Apalagi ketika kulit kepala sering terpapar polusi dan debu setiap hari. Laiknya wajah, bila Anda tak rajin membersihkannya, dalam hal ini mencuci, tentunya akan terlihat kusam dan terasa lengket.
(Santi Andriani)