Belajar dari Kasus Bayi Debora, Bagaimana Cara Ibu Merangsang Kepekaan Terhadap Kondisi Kesehatan Anak?

Vessy Frizona, Jurnalis
Senin 11 September 2017 22:29 WIB
Ibu dan bayi (Foto: Drmommychronicles)
Share :

MENINGGALNYA bayi Tiara Debora (4 bulan) meninggalkan cerita pilu. Kronologis kematian bayi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu 3 September 2017 muncul dengan berbagai versi.

Pihak keluarga bayi Debora menganggap rumah sakit tidak menangani pasien sesuai prosedur (menelantarkan) hingga meninggal dunia karena keluarga tak punya biaya, meski sudah memberi uang muka lima juta dari total biaya belasan juta untuk dimasukkan ke ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

 BACA JUGA:

Namun, pihak rumah sakit membantah dituduh menelantarkan pasien karena biaya. Dokter di rumah sakit menganggap orangtua bayi Debora terlambat membawa ke rumah sakit dan bayi terlihat kurang gizi.

Nah, terlepas dari masalah administrasi rumah sakit, mari kita berfokus pada masalah yang dianggap dokter karena kelalaian orangtua membawa berobat anak karena sakit. Kurangnya kepekaan orangtua terhadap kondisi kesehatan anak menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Psikolog klinis anak, Oriza Sativa mengatakan, kepekaan orangtua terhadap kondisi kesehatan anak adalah bagian dari rasa sayang, tanggung jawab, banyak lagi nilai yang terkandung.

“Semakin punya rasa takut kehilangan, rasa sayang, dan cinta orangtua semakin peduli. Seharusnya nilai dari kepekaan itu tekandung dalam tanggung jawab,” kata Oriza kepada Okezone, Senin (11/9/2017).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya