Sementara, semua orang pasti ingin kejunya tetap berkualitas. Tapi secara alami, keju merupakan makanan sensitif yang cepat rusak jika tak ditangani dengan baik.
Ditemui di Jakarta, Endang Indriani seorang penulis buku masak dan food blogger mengatakan menyimpan keju memang terbilang susah-susah gampang dan tricky. "Kalau kejunya utuh, simpan di tempat penyimpanan yang berpori. Selain itu bisa dibungkus pakai kertas roti. Bungkus yang rapat," kata pemilik blog kuliner "Just Try and Taste" ini.
Membungkus keju dengan kertas roti bisa membuat keju tetap mendapat udara untuk 'bernapas'. Tak hanya itu, keju juga bisa dibungkus dengan plastik wrap atau alumunium foil jika masa penyimpanannya ingin lebih lama.
Dengan cara ini keju bisa bertahan dengan masa simpan lebih panjang. "Bisa lebih lama, jangka waktunya tergantung suhu lemari es, jenis dan kondisi keju. Karena keju yang sudah dibuka cuma kuat tiga sampai 5 hari saja," tutup Endang.
(Santi Andriani)