MASYARAKAT Indonesia sudah cukup familiar dengan pasta. Ya, setidaknya dengan mie. Walau berbeda bahan baku dan tektur tentunya. Mereka yang gemar mengonsumsi pasta harus senang mendengar kabar ini.
Dilansir dari Health Minute, pada studi yang dipublikasi Nutrition and Diabetes, terungkap bahwa mereka yang mengonsumsi pasta secara rutin kecil kemungkinan risikonya terserang kegemukan atau obesitas. Peneliti dari IRCCS Instituto in Italy yang menemukannya. Mereka menggunakan perbandingan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan standard rasio pinggang dan pinggul.
Baca Juga: DIET SEHAT: Trik Sehat untuk Meniruskan Pipi Tembem
Penelitian ini dilakukan pada 14.402 partisipan berusia 35 tahun dari Molise. Kemudian, partisipan lainnya sebanyak 8.964 orang berusia di atas 18 tahun berasal dari Italia. Riset ini menggunakan pengujian The Europian Prospective Investigation dengan keterkaitannya pada Cancer and Nutrition (EPIC). Salah satu instrument penelitiannya berasal dari makanan apa yang dikonsumsi selama penelitan berlangsung.
Pengujiannya sendiri secara spesifik melihat dari sisi berat badan, tinggi badan, lebar lingkar perut, dan pinggul yang kemudian diakumulasi secara keseluruhan. Hasilnya cukup mengejutkan. Mereka yang mengonsumsi pasta secara rutin menunjukan rendahnya risiko kegemukan dan obesitas, baik pada perempuan maupun laki-laki.