Cairan lainnya, seperti jus, kaldu bening, dan teh herbal merupakan sumber cairan yang baik. Hindarilah teh berkafein. Jus pir dan apel merupakan laksatif ringan yang alami.
2. Makan lebih banyak serat
Serat adalah laksatif alami. Serat dapat meningkatkan kandungan air di dalam tinja dan memadatkannya. Sehingga tinja lebih mudah dikeluarkan dan dapat melewati usus besar Anda dengan mudah.
Mengubah asupan serat Anda secara tiba-tiba bisa menyebabkan timbulnya gas dan perut kembung, jadi perbanyaklah serat makanan Anda secara bertahap dalam beberapa kali waktu makan. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi paling tidak 20 hingga 35 gram serat makanan setiap hari.
Serat dapat menurunkan jumlah obat yang terabsorpsi oleh tubuh Anda. Minumlah obat paling tidak satu jam sebelum makan makanan berserat atau dua jam setelahnya.
3. Makan buah prune
Buah prune merupakan buah yang kaya serat. Buah ini juga mengandung sorbitol, suatu gula yang dapat melunakkan tinja sehingga secara alami dapat membantu meredakan konstipasi. Sorbitol merupakan stimulan usus ringan yang membantu mengurangi waktu transit tinja, dan menurunkan risiko konstipasi.
Jika Anda tidak menyukai teksturnya yang berkerut atau rasanya yang unik, Anda bisa mencoba minum jus prune. Hanya saja, jus prune memiliki kandungan serat yang lebih rendah dibandingkan buah prune.