DBD Mengintai Anak Sekolah, Menkes Sosialisasi Pentingnya Pencegahan ke SD

Tiara Putri, Jurnalis
Rabu 02 Agustus 2017 18:27 WIB
Menkes Nila sosialisasi pencegahan DBD ke SD (Foto: Tiara/Okezone)
Share :

DEMAM berdarah merupakan penyakit yang terus mengintai terutama di negara tropis seperti Indonesia. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti.

Setiap tahunnya, masih banyak masyarakat yang terkena penyakit demam berdarah terlebih di saat memasuki musim penghujan. Tapi, demam berdarah sebenarnya bisa dicegah dengan cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar. (Baca Juga: Begini Caranya Cara Ampuh Usir Nyamuk Demam Berdarah)

Pencegahan bukan hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Di sinilah pentingnya pemberian informasi kepada anak-anak mengenai hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Dalam rangka memperingati Asean Dengue Day 2017, Kementerian Kesehatan mengadakan acara yang berisikan informasi tentang demam berdarah pada anak-anak di SDN Baru 07 Cijantung, Jakarta Timur pada hari ini, Rabu (3/8/2017).

Acara ini melibatkan para siswa dari sejumlah sekolah dasar yang ada di DKI Jakarta. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak menjadi lebih tahu mengenai penyakit demam berdarah. (Baca Juga: Memecah 4 Mitos Seputar Demam Berdarah)

“Anak-anak sebenarnya mengerti apa yang harus mereka lakukan untuk mencegah demam berdarah. Tinggal bagaimana orangtua dan guru mengimplementasikannya kepada mereka agar nyamuk jangan sampai menggigit,” ujar Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek yang turut hadir dalam acara tersebut.

Menkes mengimbau agar orangtua, guru, dan anak mengetahui cara mencegah dan mengobati demam berdarah. Sebab, nyamuk penyebab demam berdarah bukanlah masalah sepele karena bisa menyebabkan kerugian besar pada penderitanya. (Baca Juga: Moms, Wajib Tahu Tips Cegah Demam Berdarah untuk Bayi Anda)

“Kita perlu memberdayakan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Hingga saat ini, masih cukup sulit memberikan pengertian kepada masyarakat tentang menjaga kebersihan. Tapi mau tidak mau kita harus mendorong mereka melakukan hal itu,” tambah Menkes Nila.

Nyamuk Aedes aegypti berasal dari jentik nyamuk yang kebanyakan berkembangbiak di air tergenang. Untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk perlu dilakukan beberapa cara seperti rutin membersihkan tempat penyimpanan air, membuat perangkap nyamuk, dan menanam tumbuhan pengusir nyamuk seperti lavender. (Baca Juga: Usai Kena DBD, Pasien Wajib Lakukan Ini!)

Selain itu, ada gerakan satu rumah satu jumantik yang berfungsi untuk mengontrol perkembangbiakan jentik nyamuk di lingkungan rumah. Cara lain yang masih diusahakan adalah pemberian vaksin demam berdarah. Namun, cara ini masih tahap uji coba karena demam berdarah memiliki empat jenis tipe sehingga tergolong sulit untuk mengaplikasikannya.

Selain di rumah, jentik nyamuk juga bisa berkembang biak di sekolah. “Salah satu alasan mengapa kegiatan ini dilakukan di sekolah karena ternyata jentik ataupun nyamuk penyebab demam berdarah banyak berkembangbiak di lingkungan sekolah. Hal itu dikarenakan ada hari libur di mana kurangnya kegiatan untuk membersihkan sekolah. Jadi ketika anak-anak masuk sekolah kembali nyamuk sudah berkeliaran dan bisa menggigit,” pungkas Menkes Nila.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya